6 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Saat Belajar Matematika

A photo by Lacie Slezak. unsplash.com/photos/yHG6llFLjS0EDUMATIK.NET – Selamat berjumpa kembali dalam sebuah situs web yang sangat cetar membahana untuk ajang sharing tentang matematika hehehe. Oke teman-teman kali ini saya akan berbagi tentang pengalaman saya saat masih duduk di sekolah menegah, dimana saat itu saya merasa kesulitan sekali dalam memahami matematika. Setelah saya lulus, saya mencoba mengeksplorasi keadaan tersebut. Hasilnya ternyata ada beberapa kesalahan yang saya lakukan saat itu sehingga saya cukup tertinggal dengan siswa lain dalam pelajaran matematika.

Pengalaman ini saya bagikan agar teman-teman tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti yang saya lakukan dulu, sehingga teman-teman bisa lebih efektif dalam belajar matematika. Oke tidak akan panjang lebar lagi saya berbicara sebab nantinya bisa jadi luas, karena Panjang dikalikan Lebar sama dengan Luas hehehehe. langsung saja inilah dia kesalahan-kesalahan saat belajar matematika yang harus dihindari:

1.Malas Memahami Konsep
Telah kita ketahui bersama bahwa kebanyakan orang maunya pasti serba instan (ingin cepat) begitupun dalam belajar matematika. Akan tetapi itu semua tidak berlaku dalam matematika, teman-teman harus memahami konsep dasarnya terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal-soal dan mempelajari materi-materi yang lebih tinggi. Memahami konsep dasar sangatlah penting dalam matematika, sebab konsep dasar merupakan sebuah fondasi. Bagaikan sebuah bangunan jika fondasinya kurang kuat terus bangunan tersebut dibuat bertingkat maka besar kemungkinan bangunan tersebut akan roboh. Begitupun matematika, jika materi dasarnya tidak dikuasai atau hanya menguasai sebagian kecil saja maka teman-teman akan kesulitan dalam memahami materi selanjutnya dan akhirnya teman-teman akan menyerah. Jadi pemahaman konsep itu sangatlah penting untuk dipelajari lebih awal.

2.Cepat Puas dengan Beberapa Contoh
Kesalahan yang kedua yaitu kita terlalu cepat puas dengan contoh-contoh yang disajikan diawal, sehingga kita malas untuk melakukan latihan soal sebab sudah mengerti dengan apa yang diisajikan oleh contoh. Nah kebiasaan yang seperti inilah yang harus dirubah, sebab berdasarkan pengalaman saya saat dibangku kuliah ternyata saya bisa lebih memahami materi dengan melakukan latihan-latihan soal. Biasanya contoh-contoh hanya penerapan dari konsep dengan kategori soal mudah, jadi kalau misalkan teman-teman hanya memahami contoh saja teman-teman tidak akan berkembang. Dengan melakukan latihan soal, saya yakin teman-teman akan berkembang asalkan latihan soalnya jangan sama kategorinya dengan contoh. Carilah soal-soal yang berbeda dengan contoh agar lebih bervariasi tapi tetap menggunakan konsep dari materi tersebut.

3.Terlalu Mengandalkan Rumus Cepat
Kata “rumus” identik dengan matematika. Ya, memang betul pernyataan tersebut. Tak bisa dipungkiri memang, banyak sekali rumus-rumus matematika mulai dari rumus dasar sampai rumus cepat. Terkadang kita terlena dengan adanya rumus cepat, karena kebanyakan dari kita inginnya serba cepat dan instan. Bukannya tidak boleh menggunakan rumus cepat, boleh boleh saja digunakan asalkan kita tau peruntukannya, sebab tidak semua rumus cepat dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah matematika meskipun materinya relatif sama. Saran saya pahami rumus dasar terlebih dahulu, toh rumus cepat itu sebenarnya adalah turunan-turunan dari rumus dasar yang sudah dieksplorasi.

Download GRATIS Ebook 5 Metode Rahasia Menghafal Cepat >>DISINI<<

Baca juga: BERBAHAYA-Kesalahan Ini Bisa Membuat Ulangan Matematikamu Gagal

4.Tidak Menggunakan Gambar
Kebanyakan siswa setelah mentok dengan konsep-konsep perhitungan secara aljabar mereka kebingungan untuk melkukan langkah berikutnya dan akhirnya menyerah dengan soal atau materi tersebut. Jika teman-teman demikian, cobalah sekarang untuk menggunakan ilustrasi gambar (secara geometri) apabila merasa kesulitan. Misalnya materi persamaan garis, SPLDV, bangun ruang dan lain-lain.

5.Malas Menghafal Rumus
Ada perkataan bahwa matematika itu hitungan bukan hafalan, menurut saya itu tidak benar. Memang ketika kita latihan soal secara tidak langsung kita sudah belajar menghafal rumus, tapi saat itu kita masih belum hafalkan? akibatnya kita buka-buka buku lagi dan hal itu sedikit memperlambat mengerjakan soal kita. Bukankah akan lebih baik jika kita juga sudah hafal rumus-rumus yang penting dan mendasar? Jadi akan sangat bagus sekali jika kita hafal rumus dan mengerti asal-usulnya.

6.Mudah Menyerah
Hanya sebagian kecil saja orang yang mau bergelut dengan matematika, mereka menganggap bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit. Memang betul matematika cukup sulit untuk dipelajari, tapi bukan berarti tidak bisa dipeljari bukan? Jika kita bersungguh-sungguh tidak ada yang tidak mungkin untuk menguasai matematika. Ingat matematika itu hasil dari pemikiran manusia, kita yang mempelajarinya juga manusia. Jadi sangat mungkin sekali untuk kita bisa menguasai matematika. Kuncinya jangan pernah menyerah untuk belajar… belajar… dan belajar…

Baca Juga: Jangan Ngaku Anak Matematika Jika Tidak Melakukan Kebiasaan Ini

Itulah percikan pengalaman yang saya alami, semoga dapat menjadi pelajaran yang berharga untuk teman-teman yang membaca.
Salam Semangat Penuh Kecerdasan…!!!

Ingin update artikel-artikel terbaru dari smartphone Kamu? langsung saja invite PIN BBM saya D7884990. Jika Kamu invite, maka Kamu akan mendapatkan satu ebook GRATIS berisi soal-soal berpikir kritis dan kreatif matematik yang akan membuat Kamu makin pintar.

Klik Gambar untuk Lihat Profil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 34 = 44

error: Jangan di Copy yaaa!!! :)