Menu

Jangan Ngaku Anak Matematika Jika Tidak Melakukan Kebiasaan Ini

Gambar: pixabay.com

Edumatik.Net – Selamat pagi, apa kabar hari ini? Semoga Kamu selalu dalam keadaan terbaik. Aamiin.

Apakah Kamu suka matematika?
Apakah Kamu sangat mencintai matematika?
Apakah Kamu merasa bahwa Kamu layak disebut anak matematika / orang matematika?

Jika jawabannya Ya, sudahkah Kamu melakukan kebiasaan-kebiasaan yang seharusnya dilakukan oleh orang matematika?
Apakah Kamu tau kebiasaan-kebiasaan positif apa saja yang lazim dilakukan oleh orang-orang matematika?.

Perlu diingat bahwa orang matematika bukan hanya pintar matematika ataupun jago matematika saja akan tetapi akal, pikiran, sikap dan tindakannyapun harus mencerminkan orang matematika. berikut adalah kebiasaan-kebiasaan yang seharusnya dilakukan oleh orang matematika.

Taat terhadap Aturan
Matematika merupakan ilmu yang pakem, setiap materi yang ada dalam matematika selalu mempunyai aturan-aturan tersendiri. Misalnya 1+0=1, pernyataan matematika tersebut sudah mutlak karena merupakan suatu definisi dari identitas penjumlahan. Artinya jika Kita mengisi soal tidak sesuai dengan aturan matematika maka jawaban Kita dianggap SALAH.

Matematika telah mengajarkan Kita untuk selalu taat terhadap aturannya, jika tidak maka matematika akan menghukum Kita dengan nilai yang Kita peroleh diakhir. Apabila Kita sesuai dengan aturannya maka nilai Kita akan baik, dan apabila kita melanggar atau tidak sesuai dengan aturannya maka nilai Kita akan jelek.

Dalam kehidupan sehari-hari orang matematika sudah seyogyanya bersikap dan bertindak sebagai pribadi yang taat terhadap aturan, baik itu aturan agama, adat istiadat dan negara karena matematika telah mengajarkan Kita untuk berbuat seperti itu.

Selalu Bersikap Jujur dan Mandiri
Kebiasaan yang seharusnya dilakukan oleh orang matematika yang kedua yaitu bersikap jujur dan mandiri. Sesulit apapun materi atau soal yang kita selesaikan, Kita dituntut untuk jujur mengisinya (tidak mencontek) sehingga Kita diajarkan untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain, akibatnya Kita harus mandiri dalam belajar. Sikap jujur dan mandiri tersebut haruslah dipraktekan dalam kehidupan nyata agar Kita menjadi pribadi yang berkualitas.

Baca juga: 9 Jurus Jitu untuk Menguasai Matematika

Bertanggung Jawab
Ingatkah waktu Kamu masih sekolah? Kamu selalu diberikan tugas matematika disetiap akhir pelajaran, atau Kamu diberikan tugas untuk memimpin diskusi kelompok, ataupun tugas lain yang berhubungan dengan matematika.

Secara tidak sadar matematika mengajarkan Kita untuk selalu bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang Kita dapatkan. Oleh sebab itu, sebagai orang yang berkecimbung di matematika atau orang yang menyukai matematika Kita harus selalu bertanggung jawab terhadap tugas-tugas Kita dan apa yang Kita perbuat, baik bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun bertanggung jawab terhadap orang lain, seperti pepatah mengatakan “berani berbuat, berani bertanggung jawab”.

Disiplin dalam Segala Hal
Disadari atau tidak sebagian orang Indonesia mempunyai penyakit KUDIS (kurang disiplin) terutama disiplin dalam waktu, itulah penyakit yang pernah diucapkan guru Saya waktu masih SMA, penyakit tersebut sudah tertanam dan merekat pada jiwa orang-orang.

Penyakit tersebut sangat sulit sekali dihilangkan dizaman yang sudah moderen ini, padahal zaman moderen menuntut semua orang untuk disiplin dalam segala hal, jika tidak maka akan terlindas oleh keganasan zaman. Jika dianalisis lebih dalam, matematika tidak mengajarkan manusia untuk tidak disiplin, justru malah sebaliknya matematika mengajarkan Kita untuk selalu disiplin.

Coba Kamu ingat saat ada tugas ataupun saat ulangan matematika Kamu diberikan batas waktu oleh guru, beres ataupun tidak Kamu harus tepat waktu mengumpulkannya, jika tidak maka Kamu akan kena hukuman Betul? Artinya metematika mengajarkan Kita untuk selalu menyelesaiakn pekerjaan tepat waktu. Itulah salah satu cara matematika melatih Kita untuk selalu disiplin dalam segala hal terutama disiplin dalam waktu dan menyelesaikan tugas.

Selalu Memanage/Mengatur Jadwal
Matematika mengajarkan Kita untuk selalu menyelesaikan soal dengan sistematis agar dapat dipahami oleh diri sendiri dan orang lain. Dalam menyelesaikan soal biasanya Kita mulai dengan menuliskan yang diketahuinya, ditanyakannya, kemudian Kita mengaitkan konsep yang satu dengan lainya, menentukan rencana penyelesaian, setelah itu baru menyelesaikannya.

Tahapan tersebut mengajarkan Kita untuk selalu menyusun terlebih dahulu kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan agar kegiatan yang Kita lakukan tidak membuang-buang waktu. Dengan membiasakan diri mengatur jadwal, besar sekali peluang Anda untuk menjadi orang sukses. Berdasarkan studi kasus, salah satu kebiasaan orang sukses yang dilakukannya dimalam hari yaitu mengatur jadwal untuk esok harinya.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Mahasiswi Jurusan Matematika Adalah Calon Pendamping yang Baik

Berbuat Baik dan Selalu Membantu Orang Lain
Memang betul matematika tidak mengajarkan kita untuk mencontek. Tapi diluar ujian, matematika mengajarkan kita untuk berbuat baik dan membatu orang lain. Matematika bagi sebagian orang mungkin cukup menakutkan sehingga ada beberapa orang yang merasa kesulitan saat memahaminya, nah disitulah Kita harus membantu teman Kita yang kesulitan tersebut jika Kita sudah mampu untuk membantunya.

Jika belum mampu ajaklah untuk berdiskusi agar dapat dipikirkan bersama, biasanya dengan berdiskusi akan lebih mudah untuk memahaminya. Kebiasaan baik seperti ini harus di implementasikan dalam kehidupan hari-hari agar menjadi anggota masyarakat yang baik.

Itulah kebiasaan-kebiasaan yang seharusnya orang matematika lakukan di dalam segala segmen kehidupan. Bagaimana, apakah Kamu sudah merasa pantas disebut Orang Matematika? Jika belum, yuk Kita memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Jika tulisan ini bermanfaat silahkan bagikan ke semua media sosial kamu!

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 1 = 10

error: Jangan di Copy yaaa!!! :)