Menu

Kuliah Jurusan Matematika Itu Belajar Apa Saja Sih?

Gambar: pixabay.com

Edumatik.Net – Apakah kamu punya rencana melajutkan kuliah ke jurusan matematika? Jika ada, kamu sudah tahu belum mata kuliah yang akan kamu pelajari?
Oke jika kamu belum tau, pada artikel ini Saya akan sedikit berbagi pengalaman mengenai matakuilah-matakuliah yang akan kamu pelajari nanti.

Sebelumnya perlu kamu ketahui bahwa matematika itu secara garis besar terbagi menjadi dua, yaitu: metematika pendidikan dan matematika murni.
Matematika pendidikan setelah lulus nanti biasanya fokus utamanya menjadi seorang guru, nah kalau matematika murni biasanya menjadi seorang ilmuan atau peneliti. Perbedaan lebih mendalamnya mengenai hal tersebut kita bahas dilain waktu saja. Oke!

Karena background Saya matematika pendidikan, Saya akan sharing mengenai mata kuliah yang di tempuh di matematika pendidikan saja.

Silahkan seruput dulu kopi atau teh nya hehe

Oke kita lanjutkan, sudah siap?
Bagus

Di semester-semester awal secara garis besar biasanya kamu harus menempuh dua mata kuliah, yaitu mata kuliah jurusan yang sifatnya wajib (harus ditempuh) dan mata kuliah umum yang sifatnya boleh di tempuh atau tidak, akan tetapi ada beberapa perguruan tinggi yang mewajibkannya, tergantung dari kebijakan kampus masing-masing. Ketika sudah hampir semester akhir biasanya sudah tidak ada mata kuliah umum, perkuliahan lebih fokus ke mata kuliah jurusan dan persiapan untuk menyusun tugas akhir (skripsi).

Baca juga: Alasan Mengapa Kamu Harus Melanjutkan Kuliah Ke Jurusan Matematika

Jika disebutkan dan dijabarkan satu persatu mungkin postingan ini akan sangat panjang, oleh karena itu Saya hanya akan menyampaikan mata kuliah yang hampir pasti / pasti di pelajari di jurusan matematika pendidikan. Kenapa “hampir pasti”? Kembali lagi ke kebijakan kampus atau program studi masing-masing.

Di semester-semester awal tentu kamu tidak akan langsung berhadapan dengan mata kuliah yang sulit, biasanya hanya mempelajari materi-materi SMP dan materi SMA. Nama mata kuliah yang harus di tempuh di semester awal diantaranya: Pendasmat (pengantar dasar matematika), Kapsel (kapita selekta), Aljabar Dasar, Statistika Dasar, Geometri Bidang, dan Geometri Ruang.

Note: nama mata kuliah tergantung penamaan di kampus masing-masing.

Pendasmat mempelajari materi mengenali himpunan dan logika matematika secara mendalam; Kapsel mempelajari materi-materi pilihan yang dianggap esensial di SMP dan SMA, mata kuliah ini biasanya dibagi menjadi dua atau tiga mata kuliah yang dipelajari di semester yang berbeda.

Aljabar Dasar, Statistika Dasar, Geometri Bidang dan Ruang. Kamu sudah tau kan matakuliah ini akan membahas tentang apa?
Yap, aljabar tentunya akan bermain dengan materi matematika yang mengandung variabel-variabel; statistika kamu akan bermain dengan mean, median, modus dan kawan-kawannya; geometri tentunya kamu akan bermain dengan bangun datar dan bangun ruang. Disini kamu akan mempelajarinya secara mendalam.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Kita Harus Mempelajari Matematika

Di semester 3 sampai semester 5 biasanya kamu akan bertemu dengan yang namanya Teori Bilangan, Analisis Vektor, Aljabar Linear, Aljabar Matriks, Program Linear, Trigonometri, Matematika Diskrit, Analsis Real, Struktur Aljabar / Aljabar Abstrak, dan Kalkulus.

Di teori bilangan kamu akan mempelajari dasar-dasar bilangan, modulo, induksi matemtik (metode membuktikan sebuah rumus atau pernyataan matematik); di analis vektor kamu akan mempelajari mengenai vektor secara mendalam; aljabar linear erat kaitannya dengan analis vektor, disini kamu akan mempelajari tranformasi linear, nilai eigen, vektor eigen dan lain-lain; pada aljabar matriks kamu akan mempelajari matriks secara mendalam.

Di program linear, kamu akan mempelajari nilai minimum dan maksimum suatu fungsi secara mendalam; untuk trigonometri sudah jelas ya apa yang akan dipelajari, hehe; di matematika diskrit kamu akan mempelajari graph dan analisis kombinasi, mungkin ini agak asing buat kamu, tapi jika kamu melanjutkan ke jurusan matematika nanti juga akan tahu sendiri hehe.

Ini nih mata kuliah yang paling di segani banyak mahasiswa matematika, analisis real dan struktur aljabar. Di analisis real kamu akan belajar mengenai sistem bilangan real secara mendalam, kamu harus paham mengenai definisi dan harus bisa membuktikan teorema-teorema yang ada; di struktur aljabar / aljabar abstrak kamu akan bermain dengan yang abstrak-abstrak yaitu operasi biner, grup, homomorfisma dan isomorfisma, dan ring.
Masih pada asing kan? Tenang saja nanti juga bakalan ketemu 😀

Baca juga: 5 Hal Ini Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Masuk Jurusan Matematika

Next kalkulus, disini kamu akan mempelajari sekilas bilangan real dan harga mutlak, limit, turunan / differensial, dan integral secara mendalam. Biasanya dibagi menjadi dua atau tiga mata kuliah, Kalkulus 1, Kalkulus 2, Kalkulus 3 (nama mata kuliah tergantung penamaan tiap kampus).

Oke biar gak panik silahkan seruput dulu kopi atau teh nya

Di semester 6 sampai semester 8 biasanya akan melahap mata kuliah Fungsi Variabel Kompleks, Metode Numerik, Statistika Penelitian, Metode Penelitian, Perencanaan Pembelajaran, Strategi Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran, Pembelajaran Inovatif, dan Skripsi.

Oke untuk fungsi variabel kompleks biasanya akan mempelajari sistem bilangan kompleks dan operasinya; metode numerik biasanya mempelajari metode-metode untuk menyelesaikan masalah matematika dengan “pendekatan”.
Untuk mata kuliah lainnya sudah jelas kan apa yang akan dipelajari.

Diatas merupakan sebagian besar mata kuliah wajib matematika pendidikan, sebenarnya masih ada sih mata kuliah wajib lainnya. O ya saya hampir lupa, adapun mata kuliah umum yang harus ditempuh di matematika pendidikan diantaranya psikologi pendidikan, perkembangan peserta didik, kurikulum dan pembelajaran, landasan pendidikan, network planning, dan lain-lain.

Demikianlah sharing untuk hari ini, semoga ada sedikit pencerahan buat kamu yang masih bingung mengenai mata kuliah di jurusan matematika pendidikan. Sekali lagi saya tekankan, penamaan dan penyampaian waktu mata kuliah setiap kampus pasti berbeda-beda karena disesuaikan dengan kebijakan kampus tersebut.

Oke, jika postingan ini brmanfaat jangan lupa untuk share yaa.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × = 16

error: Jangan di Copy yaaa!!! :)